Blogroll

Senin, 15 Agustus 2011

Lompat Tinggi

Lompat Tinggi

Tujuan dari lompat tinggi agar dapat mencapai lompatan yang setinggi – tingginya. Pada lompat tinggi sama halnya dengan lompat jauh, yaitu memerlukan :
 Awalan biasanya ancang – ancang itu di pergunakan 3 langkah, 5 langkah dan 7 langkah dan sebagainya, serta langkah yang terakhir panjang dan berat badan dibelakang.
 Sikap badan saat berada di atas mistar.
 Sikap badan saat waktu

Sejarah Singkat Atletik di Indonesia

Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat. Kata ini berasal dari bahasa Yunani "athlon" yang berarti "kontes". Atletik merupakan cabang olahraga yang diperlombakan pada olimpiade pertama pada 776 SM. Induk organisasi untuk olahraga atletik di Indonesia adalah PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).

Kamis, 12 Mei 2011

Peluang Usaha dan Bisnis Lapangan Futsal




Belakangan ini hobi bermain futsal nampaknya semakin diminati dari mulai anak-anak hingga orang dewasa, dari kota besar hingga daerah. Bagi anda yang memiliki tanah yang cukup luas, dilokasi yang cukup berdekatan dengan perkantoran dan belum dimanfaatkan maka mungkin peluang usaha dan bisnis lapangan futsal ini dapat menjadi suatu alternatif bisnis untuk anda.

Berikut adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan bila anda berminat untuk membuat sebuah lapangan futsal:

I . Tentukan Luas lokasi yang ingin dijadikan usaha membuat lapangan futsal sesuaikan dengan jumlah lapangan yang ingin dibuat. Berikut referensi ukuran satu lapangan futsal: Lapangan Standard 16 x 26 meter

lapangan futsal


II. Tentukan anggaran yang diperlukan dalam membuat lapangan futsal. Berikut contoh anggaran dalam membuat lapangan futsal ukuran 16 meter x 26 meter (tahun 2010):


1. Lapangan : a. Rumput Futsal Sintetis = Rp. 110 juta – Rp 150.000.000 Tergantung jenis dan kualitas rumput.

b. Vyneels = Rp. 130.000.000 – 170.000.000 Tergantung jenis dan kualitas vinyl tsb.

1. Bola Futsal : 2 pcs @ Rp. 150.000 = Rp. 300.000
2. Lighting : 12 pcs @ Rp. 900.000 = Rp. 10.800.000
3. Tiang Untuk Lighting : 6 pcs @ Rp. 450.000 = Rp. 2.700.000

Total pembuatan lap. rumput sintetis = Rp 123.800.000 – Rp. 163.800.000

Total pembuatan lap. vyneels = Rp. 143.800.000 – Rp. 183.800.000

Keterangan :

1. Biaya pembuatan lapangan futsal sudah termasuk biaya rumput, gawang, jaring gawang dan jaring pengaman keliling lapangan. Harga sudah termasuk biaya pemasangan.
2. Lighting memakai daya 350 watt. Harga sudah termasuk kabel dan biaya pemasangan.
3. Tiang lighting berukuran tebal 1,25 inch dengan tinggi 4 meter. Harga sudah termasuk biaya pemasangan tiang.

III. Persiapkan semua hal yang diperlukan dalam pembuatannya, berikut yang perlu diperhatikan:

- Lokasi dan bangunan.

- Bahan Lapangan: lantai semen (paling murah), ubin, parkit kayu, rumput alami dan sintetis (lebih mahal)

- Gawang, bola, kaos tim (sewa) dan peralatan untuk futsal lainnya

- Jaring : yang digunakan untuk pagar sekeliling lapangan

- Kawat baja : yang digunakan sebagai tiang pada jarring

- cat putih untuk membuat garis pembatas lapangan dan lingkar lapangan.

- spon/busa digunakan kalau lapangan dekat dengan tembok untuk mengindari cedera pemain

- Tempat menunggu (jangan terlalu sempit, agar konsumen puas atas pelayanannya)

- Tempat parkir yang cukup luas (bila perlu gratis, biar banyak pengunjunggnya)

- Jam, buku tamu dan peralatan pendukung lainnya

- Fasilitas hiburan seperti TV kalau perlu PS, Timezone, dll (sebagai hiburan untuk menunggu dan bermain agar terlihat eksklusif)

IV. Tentukan harga penyewaannya,, standarnya untuk lapangan futsal rumput sintetis, biasanya berkisar 50 rb – 140 rb keatas (outdoor) dan 190 rb keatas (indoor). Sebaiknya survey dulu harga-harga sekitarnya supaya tercipta persaingan yang sehat.

sumber:jimmykurniaindradjaya.com

Selasa, 10 Mei 2011

Inilah Contoh Sistematika Senam Aerobik




Berikut adalah contoh sistematika kelas senam aerobik:

senam aerobik

1. Pemanasan, Dilakukan kurang lebih selama 15 menit, pada sesi ini mencakup latihan-latihan:
a. Isolation, pada tahap latihan ini biasanya posisi kita tidak berpindah kemana-mana, misalnya posisi half squat (kaki dibuka selebar satu setengah bahu lutut agak ditekuk) gerakan yang dilakukan hanya terbatas pada persendian dan otot lokal saja. Latihan pada tahap ini tentunya dilakukan dengan menggunakan intensitas yang rendah, pada sesi ini latihan bertujuan untuk menaikkan suhu, dengan menyiapkan otot-otot lokal dan persendian untuk mampu melakukan latihan berikutnya.

b. Full body movement, menggerakkan keseluruhan bagian otot tubuh gerakan bounching menekuk dan meluruskan tungkai dengan kombinasi gerakan yang bertujuan untuk melatih semua otot dan persendian, ingat orientasikan melatih semua yang kita punya. Gerakan-gerakan memindahkan titik berat badan atau berpindah tempat juga bisa dilakukan seperti tap side, easy walk, marching forward atau marching backward, melakukan gerakan single atau double step tentunya dengan kombinasi gerakan tangan yang relatif mudah.

c. Stretching, usahakan agar tetap menjaga gerakan yang ditampilkan baik secara teknik, tujuan dan intensitas, karena pada tahap ini peregangan yang dilakukan adalah peregangan dinamis (dynamic stretch). Lakukan peregangan dengan teknik yang betul dan lakukan peregangan dengan menggunakan daerah gerak yang betul dan yang lebih penting adalah untuk tetap menjaga intensitas latihan tetap terjaga. Secara umum ada beberapa bagian tubuh yang harus diregangkan yaitu:
• Paha depan
• Paha belakang
• Betis
• Pantat
• Punggung

2. Latihan Inti I (cardiorespiratory), latihan ini ditujukan untuk membakar lemak, melatih pernafasan serta daya tahan otot tubuh, dilakukan + selama 20 menit, terdiri dari latihan-latihan:
a. Pre aerobik (low impact) latihan untuk mengantarkan kita ke dalam tujuan kelas senam aerobik yang kita targetkan. Kalau pada tahap full body movement kita telah membuat blok gerakan, maka kita dapat menggunakan blok gerakan tersebut pada sesi pre aerobic, tetapi jangan lupa untuk menaikkan intensitas, untuk target denyut nadi naikkan intensitas latihan perlahan-lahan, selalu ingat untuk tidak membuat rasa capek yang mendadak, berilah porsi yang seimbang untuk kerja otot dan persendian sehingga kelas akan tetap berjalan dengan keceriaan tanpa merasa tersiksa dengan rasa capek juga dengan penggunaan gerakan atau blok gerakan yang bisa diikuti oleh peserta.

b. Peak aerobik, pada sesi inilah target yang kita capai harus dipertahankan untuk beberapa saat, misalnya tujuan yang hendak dicapai adalah latihan untuk melatih sistem peredaran darah dan pernafasan lewat kelas mix impact maka yang harus menjadi bahan pertimbangan adalah penggunaan waktu dan pemilihan gerakan.

c. Post aerobik (low impact), pemilihan gerakan yang paling tidak menguras konsentrasi adalah kalau kita menggunakan gerakan-gerakan yang ada pada sesi pre aerobic, yang perlu dingat bagaimana kita mengatur intensitas, menurunkan intensitas secara perlahan adalah bagian harus kita lakukan agar pada sesi selanjutnya kita lebih siap untuk melakukan latihan kekuatan atau latihan peregangan.


3. Latihan Inti II (challestenic), dilakukan + 15 menit, terdiri dari latihan-latihan:
a. Pengencangan
b. Penguatan (strenght) dan
c. Kelentukan (flexibility)


4. Pendinginan (cooling down), dilakukan + selama 10 menit, terdiri dari latihan-latihan:
a. Dynamic stretching
b. Static stretching

Selamat Senam Aerobik :)

Oleh: Sugito Adi Warsito, S.Pd

sumber:p4tkpenjasbk.or.id

Rabu, 02 Februari 2011

Dapatkan Lengan dan Bokong Indah dengan Bantuan Barbel


Siapa yang tidak menginginkan lengan dan bokong indah, kencang dan tidak bergelambir? Banyak yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan lengan dan bokong indah, mulai dari perawatan yang merogoh kantong cukup dalam dan ada juga perawatan yang murah meriah dan mudah karena dapat dilakukan di rumah. Yang Anda butuhkan hanyalah sedikit waktu dalam sehari plus alat - alat olahraga seperti barbel dengan berat minimal 1 kg. Lakukan gerakan – gerakan ini untuk mendapatkan lengan dan bokong yang kencang. Anda siap?


* Ada beberapa gerakan sederhana untuk membentuk lengan, yaitu dengan latihan biceps curl. Untuk latihan ini Anda dapat menggunakan barbel panjang atau juga sepasang dumbel. Latihan bisa dilakukan dalam posisi duduk maupun berdiri.

* Gerakan lainnya dumble alternated curl. Caranya dengan menggenggam barbel pada kedua tangan dan mengangkatnya secepat mungkin. Kemudin sambil membuang napas, barbel diturunkan perlahan. Kedua tangan harus digerakan bergantian sebanyak tiga set atau 30 kali. Tapi harus diingat, jangan biarkan punggung membungkuk!

*Untuk memperindah bokong, berdirilah dengan memegang barbel pada punggung bagian atas. Kedua kaki terbuka selebar bahu. Kedua lutut sedikit dibengkokkan, lalu turunkan badan bagian atas sampai hampir sejajar dengan lantai. Berhenti sebentar, lalu naikkan badan kembali ke posisi awal. Lakukan gerakan ini sebanyak delapan kali.

*Berdiri tegak dengan membawa barbel pada punggung bagian atas. Kedua kaki terbuka selebar bahu. Usahakan agar punggung lurus dan kepala tegak. Lakukan gerakan squat sampai paha hampir sejajar dengan lantai. Berhenti sejenak lalu kembali ke posisi awal dan lakukan gerakan ini sebanyak delapan kali.

*Berdiri tegak dengan membawa beban barbel pada punggung atas dengan kedua kaki terbuka selebar bahu. Usahakan punggung tetap lurus dan kepala tegak. Langkahkan kaki kanan ke depan. Turunkan badan sampai paha hampir sejajar dengan lantai. Istirahat sebentar lalu kembali ke posisi semula dan lakukan gerakan yang sama namun kali ini berganti menjadi kaki kiri yang di depan. Lakukan secara bergantian sebanyak delapan kali setiap kakinya.

Sumber

Kamis, 02 Desember 2010

daftar restoran all you can eat di Jakarta beserta harga

KOMPAS.com - Saat sedang ulang tahun dan ingin mentraktir teman-teman atau keluarga, paling aman mengajak mereka bersantap di restoran yang menyediakan paket buffet, atau "All You Can Eat". Paket ini menyajikan berbagai macam hidangan, lokal maupun internasional, sehingga bisa memenuhi selera siapa saja. Restoran dengan menu seperti ini memungkinkan kita untuk makan sepuasnya, sehingga kita pun lebih leluasa menghabiskan waktu untuk menikmati hidangan dan ngobrol.

Ada beberapa restoran yang memang dikenal dengan paket buffet-nya, seperti American Grill, Pronto, atau Hanamasa (masing-masing dengan hidangan khas Amerika, Italia, dan Jepang). Beberapa restoran hanya menyajikan menu khusus untuk buffet-nya, seperti The Duck King dengan menu steamboat, dan Oriental Cafe di Hotel Redtop untuk menu dimsum.

Restaurant yang terletak di hotel, seperti Peacock di Hotel Sultan atau Cafe Bogor di Hotel Borobudur, juga tak kalah legendaris. Cafe Bogor amat dikenal dengan sajian sop buntutnya yang lekker, sedangkan Peacock menjadi tempat pertemuan bisnis ataupun untuk santai bersama keluarga dan teman-teman. Restoran lain yang sedang jadi rising star antara lain Central Park di Hotel Manhattan, yang terkenal dengan lasagna-nya yang superduper yummy!

Anda penggemar makanan Indonesia? Jangan khawatir, ada kok restoran buffet yang khusus menyediakan hidangan Indonesia, yaitu The Buffet.

Berbagai rumah makan "all you can eat" ini biasanya menetapkan harga dasar, belum termasuk pajak. Oleh karena itu, pada bagian akhir harganya biasanya dicantumkan kode ++. Harga tersebut pada sebagian besar paket buffet juga belum termasuk minuman. Paling aman sih, Anda menanyakan lebih dulu apakah harga sudah termasuk minuman. Atau, pilih saja kafe yang menetapkan harga nett.

Karena konsep dari paket buffet adalah makan sepuasnya, sebaiknya Anda kosongkan perut dahulu sebelum bersantap di sini. Saat melihat hamparan makanan di atas meja, jangan langsung lapar mata. Bisa-bisa pada piring kedua Anda sudah tak sanggup menghabiskan.

Trik untuk dapat mencoba semua menu adalah dengan mengambil menu yang Anda inginkan sedikit-sedikit saja. Bila perlu, tak usah mengambil nasi, agar perut tak cepat kenyang.

Berikut adalah beberapa rumah makan yang menyediakan paket "all you can eat", dengan harga paket terbarunya. Silakan sharing di bawah bila Anda menemukan restoran lain dengan menu yang asyik, dan harga yang terjangkau.

* American Grill, pukul 11.00 -16.00 Rp 46.900++, Rp 49.900++ (dinner)
* The Buffet, Rp 91.500 nett
* Caza Suki, Rp 106.000 nett
* Central Park di Hotel Manhattan Casablanca, Rp 118.000++
* Cafe One, The Parklane Hotel, Breakfast buffet Rp 145.000++, lunch buffet Rp 155.000++, dinner buffet Rp 165.000++ (Minggu hanya breakfast dan dinner)
* Cafe Bogor Hotel Borobudur, Rp158.000++, hari Rabu Rp 168.000++, Sabtu Rp 178.000++
* The Duck King (Steamboat), Rp 148.000++
* Gang Gang Sullai (Mangga Dua Square dan La Piazza Kelapa Gading), Rp 75.000++
* Hanamasa, Rp 79.500++ (tanpa minum), Rp 88.500++ (makan-minum sepuasnya)
* Hartz Chicken Buffet, Rp 60.000 nett
* Kafe Pinang, Hotel Kristal Rp 150.000++ (Senin-Jumat)
* Oriental Cafe Hotel Redtop Pecenongan, buffet dimsum Rp 76.800++ (hari Minggu dan setiap tanggal merah)
* Paregu, Senin-Jumat Rp 85.000++, Sabtu-Minggu Rp 95.000++
* Peacock di Hotel Sultan, Rp 205.000 nett (dinner)
* Pelangi Cafe, Hotel Ambhara, Rp 155.000++ (Senin-Jumat)
* Pronto All You Can Eat Restaurant, Rp 76.450 nett
* SATOO di Hotel Shangrila, lunch (Senin-Sabtu) Rp 205.000 nett, (Minggu) Rp 249.000 nett. Dinner (Senin-Kamis) Rp 229.000 nett, (Jumat-Minggu) Rp 249.000 nett
* Samudera Suki Seafood Restaurant, Senin-Jumat Rp 103.000 nett/ dewasa, Rp 81.000 nett/ anak. Sabtu-Minggu dan tanggal merah Rp 115.000 nett/ dewasa, Rp 93.000 nett/ anak
* Viola Cafe, Grand Flora Hotel, minimum 10 orang, Rp 85.000++/ orang (lunch)
sumber: Kompas.com

Rabu, 01 Desember 2010

Making Your Mark

Key elements for a lasting impression with your customers
This Week's focus: Unicycles, Foreigners and Free Publicity


My time in the South Island earlier this year was eventful. Amidst the myriad of accents, the flying unicycles, the dizzying altitudes and small armadas of insects, I found very little in the way of normalcy.

Naturally, they were celebrities. From my perch in the support van, I attempted (and often failed) to make myself useful to Connie, the superwoman who held everyone together, and I discovered something wonderful. When people think you're crazy, they're a lot nicer.

I became a hit with everyone I met, in Wanaka one of the riders received a hi five from a passing skater-boarder and went head over heels in mid pedal, I later met the sister of the flatmate of the offending skateboarder at a bar and engaged in a twenty minute conversation while Ken, the tour organizer, waited for the wine I had been sent to order. The riders were immortalized in a million photos from foreign cameras as tourists came to wonder whether this was a regular occurrence in New Zealand.

Reporters came from everywhere to meet the group; interviews were conducted at backpackers, on roadsides and at the occasional café. The jokes kept repeating themselves, I can tell you just about every unicycle joke in existence, and Ken has a bulging scrapbook of press clippings containing each and every one of those awful, awful one liners.

Let me reiterate my point to you though; these people are crazy. They tackled the steepest street in the world on unicycles, one of them punched a glacier (I still have the water from the chunk of ice that fell off), they rode 160km in one day through gale force winds, they even have their own slang, their own community, hell, they've got their own website.


The point?

These people didn't pay a cent for publicity, and everywhere we went I was hearing about them before they arrived. People love a nutter. They love a group of nutters even more. Ken sent out a simple press release, and bang, every newspaper in the South Island wants to meet this loony bunch.

So how can we harness this powerful tool of free publicity and twist it to suit our nefarious purposes? Well…

Gimmicks
Having something just that little bit strange about your business is a great conversation starter, it's a way of getting people laughing, and more importantly, getting them talking. An ongoing gimmick, even better, one that's interactive, is fantastic way to not only get attention, but to build your business a long lasting market presence, it also gives you a base from which to work your marketing, an ongoing theme, adding a consistency to your image.


Events
Organise something a little bit different, sponsor a teddy bears picnic, hold a funny hat day, if you do something a little wild, and then let people know, you'll attract interest, it's a great of throwing your name in a positive light. You can use it to reach out to your market and the people around them and reach them in a way that builds trust, because you took the first step without pushing them to buy. And better yet, you did it will they were laughing.


Press Releases
One of the best ways to get the word out to traditional publications is a press release, it doesn't have to be long, the press release for the SINZ tour was less than half a page, but it detailed when the riders would be in certain locations, what they were doing and generally outlined how funny and bizarre these people truly are. This was more than enough to entice reporters out to meet us as we entered and left towns, and the best part is, they did all the work. Ken, the tour organizer, simply had to email half a page to fifteen or so newspapers, and the word got round. People were talking about us days before we got to them, and you only had to mention a unicycle before people knew who you were. And what did it cost? Not a thing.

So be a little funky, and let the people come to you.

Wealth, Success, and Unicycles,

- Bridget Hughes

Bridget Hughes is a member of the team at www.learning4ever.com, a resource for business owners and entrepreneurs. She also works as a marketing consultant and webdesigner, and has a bad habit of getting into odd situations.

Get more than 8000 Job Vacancy and career tips in Jobs DB Indonesia

Bookmark                                      and   Share



Employee Motivation: Key To Company Success

By: Jimm Chris

Imagine this: You're the owner of a seat MNC company that produces seating for wheelchairs, auditoriums, and cars. You have approximately 100 employees, 90 percent of which are upholsters, sewers, gluers, and material cutters. The other 10 percent are office staff. Basically, you have a diverse group of employees, each with different jobs, concerns, and needs. The big question is: How do you motivate all of these people?

Treat your employees in a good way and your company will turn out well:
If you are a smart business owner, you will realize that employee motivation at the workplace is vital to a company's success. If your employees don't appreciate their bosses, their job, and their company, then your business will not thrive.

Your employees must WANT to work at your company. They must have pride in their career, as well as the outcome that they are making. This about it this way: If your employees truly believe in what they are doing, they are most likely going to output a high-quality product in as promptly a manner as possible. In the end, your customers will benefit from this. Your company will benefit from this. And your employees will the gain from this. Success is truly a chain reaction that begins and ends with employee motivation.

Put yourself in the shoes of your employees:
So how do you get your diverse mix of employees motivated? Why would anyone want to wake up at 7 AM five days a week to sew material to make seats for wheelchairs?

Would you get up to do this if, hanging above your department, you saw photos of the disabled people using the seats you stitched? Would you get up to do this if you were able to voice your ideas for new seats to your boss and to the whole company in weekly meetings? Would you get up to do this if you were given pay incentives or other types of rewards for the number or quality grade of seats you got done in a month?

If you answered yes to even one of these questions, then you would be considered a motivated employee. At least one of these things would have challenged you and would have given you reason to come in to work.


Think about some vital points that enhance employee motivation:

  • Every employee wants to feel appreciated in some way.
  • Every employee wants to be given some sort of proof that what he or she did bettered the world, the community, or just the company in some sort of way.
  • Every employee wants to feel that his or her opinion is at least heard - whether or not it is actually used. Having the opportunity to voice an opinion and bring new ideas to the table is a constructive thing for both an employee and a company.
  • Every employee wants to be rewarded for a job well done. It is understandable that large raises and elaborate prizes cannot always be available. But sometimes a simple acknowledgement from an owner or a boss can mean a great deal.

As a business owner, or as a boss, understand that one wants to work hard only to end up feeling unappreciated in the end. In a corporate world where money and power appear to mean success, it is key to remember that without good employee motivation at the basic level nothing else would be possible.

Visit my blog at How To Get Motivated by clicking the link to read more articles on ways of getting motivated.

Bookmark                and   Share