Blogroll

Tampilkan postingan dengan label Kaos Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kaos Bola. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Oktober 2010

Kaos Bola Dari Bahan Daur Ulang Plastik

Kostum beberapa timnas di Piala Dunia 2010 rupanya telah mengusung ramah lingkungan. Salah satunya adalah kostum tim Brasil yang dibuat dari 100 persen polyester hasil daur ulang botol plastik.Tema ramah lingkungan sedang diadopsi oleh produsen pakaian olahraga terkenal Nike. Ini? merupakan pertama kalinya kaos tim nasional yang disponsori oleh Nike mengenakan sepenuhnya dari polyester daur ulang.

Tiap kaos bola yang dipakai oleh pemain dibuat dari daur ulang 8 botol plastik. Sedangkan untuk membuat kostum tim nasional 2010 ini, pemasuk kain Nike mengumpulkan botol bekas dari tempat pengumpul di Jepang dan juga Taiwan.Botol-botol tersebut lalu dilelehkan dan menjadikannya benang baru untuk akhirnya ditenun menjadi kain pembuatan kaos. Proses itu menghemat bahan mentah yang berharga dan juga mengurangi penggunaan energi hingga 30 persen.

Dengan memakai polyester daur ulang untuk kostum tim nasional, Nike telah memanfaatkan sekitar 13 juta sampah botol plastik. Itu artinya setara dengan 254.000 kg limbah polyester yang cukup menutup lebih 29 lapangan sepakbola.

Jika botol plastik tersebut dijejerkan maka panjangnya akan mencapai 3000 km atau lebih panjang dari seluruh pantai pesisir Afrika Selatan. Bagi Nike, kostum tim menjadi tonggak penting bagi Nike untuk menghasilkan produk ramah lingkungan.Meski turut menyelamatkan lingkungan bukan berarti harus mengorbankan unsur inovasi performanya. Kostum dirancang khusus agar pemain tetap kering, sejuk dan lebih nyaman sehingga bisa memberikan penampilan terbaik di lapangan.

Sumber - vibizdaily.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Busana Yang Tepat Dalam Olahraga

Dalam berbusana kita perlu menyesuaikan busana dengan bentuk tubuh, warna kulit, kepribadian, jenis kelamin dan lain sebagainya.Kesalahan dalam memilih busana akan berakibat fatal bagi sipemakai, karena busana yang semula diharapkan dapat mempercantik diri dan dapat menutupi kekurangan tidak terwujud, bahkan kadang-kadang kekurangan tersebut terlihat semakin menonjol.

Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan di atas, dalam memilih busana ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, baik faktor individu maupun faktor lingkungan. Adapun yang menyangkut faktor individu seperti : bentuk tubuh, umur, warna kulit, jenis kelamin dan kepribadian. Sedangkan yang menyangkut faktor lingkungan adalah : waktu, kesempatan dan perkembangan mode. Untuk lebih jelasnya akan diuraikan sebagai berikut :

Busana Olah Raga

Busana olahraga adalah busana yang dipakai untuk melakukan olahraga. Desain busana olahraga disesuaikan dengan jenis olahraganya. Setiap cabang olahraga mempunyai jenis busana khusus dengan model yang berbeda pula. Untuk olahraga volly dan bola kaki biasanya terdiri dari blus kaus dan celana pendek dengan model tertentu, begitu juga untuk busana renang didisain dengan model yang melekat dibadan dan garis leher yang lebih terbuka. Busana renang biasanya dilengkapi dengan kimono yang berfungsi untuk menutupi tubuh jika berada di luar kolam renang. Begitu juga untuk olahraga sepak takrau, tenis meja dan lain sebagainya, masing-masing menuntut pula suatu bentuk busana yang khusus. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih busana olahraga antara lain :

a. Pilihlah bahan busana yang elastis

b. Pilihlah bahan yang mengisap keringat

c. Pilihlah model busana yang sesuai dengan jenis olahraga yang dilakukan.

d.Jika merasa kesulitan dalam memilih pakaian yang tepat,tanyakan kepada si pen jual baju agar mendapatkan busana yang sesuai dan cocok

Sumber - dahlanforum.wordpress.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Persaingan Antara Nike Vs Adidas

NIKE inc meluncurkan sepatu sepakbola Seri Nike Elite berfitur lengkap, yang menghadirkan tingkat performa yang baru (3/4). Mercurial Vapor SuperFly II, CTR360 Maestri, Total90 Laser III dan Tiempo Legend III dari Nike, semua menampilkan sepatu bagian atas yang baru, yang bisa meningkatkan ketajaman penglihatan di lapangan dan sol luar yang diperbaharui sehingga memberikan performa ringan bagi segala jenis pemain.

Para perancang Nike telah mengurangi berat tiap sepatu agar para pemain bisa memberikan kemampuan terbaik mereka. Konstruksi yang ringan, teknik yang rumit, kekuatan karbon dan warna kontras, adalah fitur-fitur yang membedakan sepatu ini dari lainnya.Warna yang amat kontras (Ungu Mach Metalik dan Oranye Total) secara khusus dipadukan untuk meningkatkan ketajaman penglihatan. Bagi pemain sepakbola, kombinasi yang unik ini dirancang untuk meningkatkan ketajaman penglihatan, agar mereka bisa dengan cepat mengenali rekan satu tim dan mengoper bola secara mulus.

Sedangkan Adidas pun seolah tak mau kalah dengan nike, Produsen alat olahraga Adidas meluncurkan sepatu bola seri Piala Dunia, “F50 adiZero”, dengan berat 165 gram yang diklaimnya sebagai sepatu teringan di dunia.Sepatu dengan desain istimewa, yaitu warna bunglon ungu dan putih dengan aksen elektrik akan digunakan oleh pemain terbaik dunia, Lionel Messi.

“Messi akan menjadi pemain pertama yang akan menggunakan sepatu dengan desain istimewa. Sepatu baru itu juga hanya memiliki berat 165 gram saja,” Brand Communication Adidas Indonesia, Monica di Jakarta, Senin.Menurut dia, selain model yang istimewa, sepatu yang baru dikenalkan pada masyarakat Indonesia dijamin akan mempercepat larinya seorang pemain sepak bola.Selain desain istimewa yang akan dikenal Messi pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Adidas juga mengeluarkan versi lain, yaitu warna hitam bergaris kuning.

Sumber - koranbaru.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Panduan Dalam Memilih Raket Badminton

Sebagai panduan memilih raket, berikut adalah paparan ringkas spesifikasi dan istilah untuk raket bulutangkis standar. Spesifikasi berikut memang bukan patokan Standar Internasional, hanya sebagai pedoman umum saja.

1. Kelenturan Gagang (Stiffness of Shaft)

2. Bentuk Frame Raket

a. Conventional – Berbentuk Oval Standar.

b. Isometric – Berbentuk cenderung persegi (Square Head Share).

3. Frame

4. Shaft (Gagang)

5. Bobot Raket

a. 2U (90-94g)

b. 3U (85-89g)

c. 4U (80-84g)

6. Panjang Total (frame tip – handle end)

a. Standard (665mm / 26.0 inches)

b. Long (675mm / 26.5 inches).

7. Ukuran Grip

8. Toleransi Tegangan Senar

9. Titik Keseimbangan dari Ujung Grip

Meski bukan patokan khusus, bagi para peminat bulutangkis, mungkin sudah saatnya memilih raket badminton yang sesuai dengan kapasitas permainan masing-masing. Karena tiap pemain memiliki kemampuan berbeda. Jadi jangan salah pilih raket, percuma punya raket canggih dengan kualitas teknologi terbaru kalau ternyata tidak sesuai.

Sumber – bulutangkis.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Ekspor Alat Olahraga Ke Afrika

Nilai ekspor peralatan olah raga tahun lalu menurun sekitar 9,33 persen dibandingkan ekspor pada 2008. Meski secara umum ekspor peralatan olah raga menurun, namun nilai ekspor untuk beberapa negara tujuan ekspor meningkat.

Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan, nilai total ekspor peralatan olah raga pada 2008 mencapai US$ 1,384 miliar. Sedangkan pada 2009, nilai ekspor hanya US$ 1,255 miliar.

"Ekspor peralatan olah raga pada 2009 menurun sesuai dengan pola penurunan permintaan umum ekspor Indonesia," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Perdagangan, Muchtar, di Jakarta, Senin (8/3).

Tapi, ekspor ke beberapa data justru meningkat. Data Kementerian menunjukkan nilai ekspor ke Afrika Selatan tumbuh paling besar dari 20 negara tujuan ekspor utama untuk ekspor peralatan olah raga. Pertumbuhan ekspor ke Afrika Selatan mencapai 19,69 persen.Ekspor peralatan olah raga ke Afria Selatan pada 2008 mencapai US$ 13,591 juta, sedangkan pada 2009, ekspor peralatan mencapai US$ 16,267 juta. "Kami harap ekspor jual beli alat olahraga bisa pulih kembali pada 2010 dengan adanya beberapa event yang akan di adakan 2010 ini," ujar Muchtar.

Sumber – tempo

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Menjual Bola Mata Hanya Demi Lunasi Biaya Rumah Sakit

Nina Halina (30), warga Jalan Sukamukti 71, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, sudah tak tahan lagi terus-menerus ditagih membayar utang biaya persalinan. Nina pun siap men jual bola matanya agar bisa membayar utang.

"Saya memang sedang bingung. Sudah tidak punya akal bagaimana bisa memperoleh uang untuk membayar biaya persalinan yang kini masih menunggak ke bu bidan dan saudara saya. Mereka terus- menerus menagih," ujar Nina saat ditemui di rumah tumpangan di Blok Puhun RT 09/03, Desa Gunung Karung, Kecamatan Luragung, Kuningan, Kamis (30/9) pagi.

Akibat kondisi kandungan yang bermasalah, yakni bayi terlilit tali ari-ari, Nina terpaksa harus mengeluarkan biaya persalinan cukup besar. Selain itu, bayinya harus mendapat perawatan di puskesmas. Jika ditotalkan, biaya persalinan dan perawatan mencapai Rp 1,2 juta.Bagi Nina dan keluarganya, utang sebesar itu sangat berat dipikul. Keadaan ekonomi keluarga, kata Nina, tidak mampu lagi untuk membayar biaya persalinan dan perawatan bayi.

Disebut sangat sederhana karena rumah tersebut sangat sempit dan kumuh. Beralaskan semen, dengan dinding tembok yang sudah bolong-bolong.

Nina mengatakan, jika kelak ada orang yang mau menerima donor matanya, dia akan sangat bersenang hati. Namun berapa rupiah yang harus diperolehnya atas donor mata tersebut, Nina mengaku tidak mematok. "Berapa pun saya akan terima. Yang penting saya bisa ditolong dan menolong orang lain juga," ujarnya.Namun karena masih ingin merawat anak-anaknya, terutama anak kedua dan ketiga yang masih balita, Nina mengatakan, hanya akan mendonorkan satu mata saja, tidak dua-duanya.

Sumber – tribunjabar.co.id

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Efek Sistem Rally Point Dalam Badminton

Ketegangan mewarnai pendukung Indonesia di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (11/5), saat Maria Kristin Yulianti tertinggal 17-20 pada game ketiga dari Eriko Hirose (Jepang). Namun, harapan kembali tumbuh saat Maria mampu menyamakan skor menjadi 20-20, sebelum akhirnya kalah, 20-22.Sejak menggunakan rally point, Desember 2005, kemenangan tidak menjadi jaminan bagi pemain yang sudah mendapat match point.

Sebelum menggunakan rally point 3 set x 21 angka, bulutangkis juga pernah memakai sistem skor 3 x 15kecuali 3 x 11 untuk tunggal putridan 5 x 7.Jika sebelumnya perolehan angka sangat ditentukan oleh pemegang servis, kali ini hal itu tak berlaku. Pemain yang sedang tidak memegang kendali servis bisa langsung memperoleh angka jika shuttlecock pukulannya masuk ke daerah lawan atau lawan melakukan kesalahan.

Seperti perubahan-perubahan sebelumnya, penggunaan rally point dimaksudkan untuk lebih memopulerkan bulu tangkis. Dengan rally point, pertandingan diharapkan berlangsung lebih menarik karena berjalan dengan tempo yang lebih cepat.Dengan demikian, konsentrasi pemain dituntut tetap konstan sebab kesalahan yang terjadi akan berdampak pada bertambahnya angka pada lawan.Hal ini berbeda ketika permainan menggunakan sistem ser- ve point. Saat terjadi kesalahan pada pemain yang memegang servis, perolehan angka lawan tidak langsung bertambah. Lawan masih diuntungkan dengan adanya perpindahan servis.Perbedaan antara serve point dan rally point paling terasa dalam permainan ganda. Jika dulu pertandingan selesai dalam waktu lebih dari satu jam, kini pertandingan dua game bisa diselesaikan dalam waktu 30 menit.

Dengan sistem ini pula, pemain yang berkarakter menyerang umumnya lebih diuntungkan dibandingkan dengan yang berkarakter bertahan. Pemain yang lebih cepat in dalam pertandingan juga akan diuntungkan daripada pemain yang memiliki kebiasaan terlambat panas di lapangan.adi, tidak ada jaminan pemain dengan peringkat lebih tinggi akan dengan mudah mengalahkan pemain yang peringkatnya lebih rendah. Pemain yang berpenampilan lebih konstan, terutama dari sisi mental, akan lebih berpeluang untuk memenangi pertandingan.

Sumber – infogue.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia